Laporan Praktik
Mengatur Routing Static Dengan 2 Client dan 2 Server
Oleh:
Nama : Ahmad Samsul Arifin
No : 01
Kelas : XII A TKJ
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Pleret
Bantul
|
| SMK N 1 PLERET |
|
|
| Bid Keahlian: Teknik Komputer | Mengatur Routing | Waktu: 4x45 menit | NAMA : Ahmad samsul A |
| Prog keahlian: Teknik Komputer Jaringan | Static dengan | No job: 1 | NO : 01 |
| Prog Diktat: Teknik Komputer Jaringan | 2 Client, 2 Router | Tanggal : | KELAS : XII A TKJ |
1. Tujuan
Ø Menerapkan dan melaksanakan kerja sesuai prosedur kerja yang telah di tetapkan
Ø Mengerti dan memahami cara mengatur routing static dengan 2 server dan 2 client
Ø Mengerti dan memahami langkah-langkah mengatur routing static dengan 2 server dan 2 client
Ø Mengerti fungsi dan kegunaan routing
Ø Dapat mengatur routing static dengan dengan 2 server dan 2 client
2. Keselamatan Kerja
Ø Memakai wear pack dengan betul dan rapi
Ø Memakai alas kaki untuk menghindari aliran listrik mengalir ke tubuh kita
Ø Menerapkan peraturan dan prosedur dalam mengatur routing static dengan 2 server dan 2 client
Ø Menerapkan peraturan dan prosedur dalam mengatur routing static dengan 2 server dan 2 client
Ø Mematuhi aturan yang berlaku atau yang dikatakan oleh bapak guru
3. ALAT :
a) VMware pada windows
b) CD Windows XP
c) CD Debian 6 (ISO)
4. BAHAN
a) 1 PC Komputer dengan OS Windows XP
b) VMware yang sudah di install di windows XP
5. DASAR TEORI
PC ROUTER adalah Sebuah komputer yang di modifikasi sedemikian rupa sehingga dapat digunakan sebagai router. Untuk membuat sebuah PC router tidak harus menggunakan komputer dengan spesifikasi yang tinggi. Komputer dengan prosesor pentium dua, hard drive 10 GB dan ram 64 serta telah tersedia LAN Card sudah bisa digunakan sebagai PC router. Komputer yang dijadikan router ini harus diinstal dengan sistem operasi khusus untuk router.
6. LANGKAH KERJA
Sebelum menggunakan PC Router kita harus mensetting NAT terlebih dahulu dengan langkah sebagai berikut :
1. Edit IP address sesuai dengan yang kita gambar pada skema
Setelah masuk pada OS debian kita masukkan perintah
debian:~# nano /etc/network/interfaces
Sehingga muncul gambar berikut :
Setelah terisi sesuai skema, simpan settingan dengan menekan tombol ctrl+x kemudian tekan Y
2. Setelah mengedit ip, selanjutnya melakukan edit pada sysctl menggunkan perintah :
Setup Forwarding (Enable network forwarding)
debian:~nano /etc/sysctl.conf
hilagkan pagar(#) pada: net.ipv4.ip_forward=1
Ganti ‘net.ipv4.ip_forward’ dari 0 jadi 1
net.ipv4.ip_forward = 1
seperti pada gambar berikut
Simpan dengan menekan CTRL+X kemudian Y
3. Selanjutnya lakukan setting ip tables
Menggunakan perintah berikut
debian:~Nano /etc/rc.local
Sehingga muncul kotak perintah dan mengisikan perintah berikut
“iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE”
Simpan dengan menekan CTRL+X kemudian Y
4. Melakukan restart jaringan dengan menggunkan peri ntah :
debian:~/etc/init.d/networking restart
5. Selanjutnya lakukan perintah ping untuk ip yg telah disetting
debian:~ping 192.168.3.1
debian:~ping 192.168.2.1
Setelah router tersetting selanjutnya melakukan melakukan Routing Staticdengan menggunakan
1. 2 buah router yang telah tersetting
2. 2 buah PC client
Untuk router menggunakan debian 6dan untuk client menggunakn Windows XP
1. Setelah melakukan installasi kedua OS tersebut, pada router melakukan setting NAT pada Windows XP melakukan setting ip yang sesuai dengan yang ada pada Router
2. Pada router pertama diberikan nama ROUTER 1dengan spesifikasi IP seperti berikut:
Eth 0:
Address 192.168.3.1
Netmask 255.255.255.0
Gateway 192.168.1.2
Eth 1:
Address 172.16.2.1
Netmask 255.255.255.0
Gateway 192.168.1.1
3. Pada router kedua diberikannama ROUTER 2dengan spesifikasi IP seperti berikut:
Eth 0:
Address 192.168.2.2
Netmask 255.255.255.0
Gateway 192.168.1.1
Eth1:
Address 172.16.4.1
Netmask 255.255.255.0
Gateway 192.168.1.2
Dengan gambaran skema sebagai berikut :
4. Pada client 1 kami berinama CLIENT 1 dengan spesifikasi ip :
Address:192.168.3.3
Netmask:255.255.255.0
Gateway:192.168.3.1
5. Pada client 2 kami berikan CLIENT 2 dengan spesifikasi ip:
Address:192.168.4.3
Netmask:255.255.255.0
Gateway:192.168.4.1
6. Melakukan ping pada semua ip yang ada melalui router1
7. Melakukan ping pada semua ip yang ada melalui router2
8. Melakukan ping antar client
7. Kesimpulan
Dengan melakukan praktik menyeting routing static dengan 2 server dan 2 client ini kita dapat mengetahui bagaimana cara membuat PC sever dan menyeting router dengan 2 server dan 2 client dengan baik dan benar,dan dapat mengerti setingan IP pada router.Sehingga apabila kita ingin menyeting sebuah router/lebih kita sudah tahu caranya,sehingga kita tidak perlu ragu-ragu untuk menyeting router tersebut,karena kita telah mempunyai pengalaman menyeting router dengan 2 server dan 2 client.